Peresmian Nunukan Football Academy Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Nunukan, Olahraga26 Dilihat

NUNUKAN – Peresmian Sekolah Sepak Bola (SSB) Nunukan Football Academy (NFA) digelar pada Rabu, 8 April 2026, di Stadion Sei Bilal, Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini serta upaya regenerasi pemain lokal di wilayah perbatasan.

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Kabupaten Nunukan, Muhammad Yasin, serta Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, H. Sura’i. Kehadiran keduanya menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan KONI dalam memajukan olahraga di Kabupaten Nunukan.

Ketua KONI Nunukan, Muhammad Yasin, menegaskan pentingnya pembinaan sejak usia dini sebagai fondasi mencetak atlet berkualitas.

“Pembinaan usia dini adalah kunci mencetak pemain berkualitas. Kami berharap dari akademi ini lahir talenta-talenta baru yang bisa membawa nama Nunukan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen jangka panjang.

“Ini bukan sekadar peresmian, tapi komitmen jangka panjang. Perlu kerja sama semua pihak agar pembinaan berjalan maksimal,” tambahnya.

Senada dengan itu, H. Sura’i menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap pengembangan sepak bola usia dini.

“Pemerintah tentu mendukung penuh kegiatan seperti ini. Pembinaan generasi muda melalui olahraga sangat penting, tidak hanya untuk prestasi, tetapi juga membentuk karakter anak-anak kita,” katanya.

Peresmian ini turut dihadiri pelatih, orang tua, serta para peserta didik yang tampak antusias mengikuti kegiatan. Nunukan Football Academy diharapkan menjadi wadah pembinaan yang terarah, tidak hanya dari sisi teknik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan disiplin.

Perwakilan pengelola NFA menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan program latihan berjenjang sesuai kelompok usia.

“Kami ingin NFA menjadi tempat berkembangnya bakat anak-anak. Targetnya, ke depan bisa melahirkan pemain yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya NFA, diharapkan pembinaan sepak bola di Kabupaten Nunukan semakin berkembang secara berkelanjutan, sekaligus membuka peluang lahirnya generasi pesepak bola potensial dari daerah perbatasan. (adv)

Editor: Riko Aditya