Lonjakan Harga BBM Picu Penyesuaian Harga Tiket Kapal ke Tawau

Kaltara, Nunukan30 Dilihat

NUNUKAN – Biaya perjalanan laut di jalur perbatasan Indonesia–Malaysia kembali mengalami perubahan. Operator kapal cepat yang melayani rute Tawau, Malaysia menuju Nunukan dan Tarakan di Kalimantan Utara memutuskan menyesuaikan tarif tiket penumpang menyusul meningkatnya biaya operasional pelayaran.

Keputusan tersebut disepakati oleh sejumlah perusahaan pelayaran yang mengoperasikan kapal di lintasan internasional tersebut. Penyesuaian tarif itu tertuang dalam surat pemberitahuan yang diedarkan kepada para operator pada 9 Maret 2026.

Pemilik salah satu armada kapal rute Nunukan–Tawau, H. Nur Rahmat, menjelaskan bahwa lonjakan harga bahan bakar menjadi faktor utama yang memaksa operator melakukan penyesuaian harga tiket.

“Biaya operasional kapal meningkat karena harga bahan bakar terus naik. Karena itu operator sepakat melakukan penyesuaian tarif,” ujar Rahmat saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).

Rahmat menuturkan, dalam kesepakatan tersebut tarif penumpang untuk rute Tawau–Nunukan kini dipatok sebesar 150 Ringgit Malaysia (RM) bagi penumpang dewasa dan RM90 untuk anak-anak.

Jika dikonversikan dengan kurs sekitar Rp4.307 per ringgit, tarif itu setara sekitar Rp646 ribu untuk dewasa dan sekitar Rp387 ribu bagi anak-anak.

Sementara untuk rute Tawau–Tarakan, tarif yang diberlakukan mencapai RM250 bagi penumpang dewasa atau sekitar Rp1,07 juta, sedangkan tiket anak-anak dipatok RM160 atau sekitar Rp689 ribu.

“Penyesuaian ini dilakukan karena biaya bahan bakar menjadi komponen terbesar dalam operasional kapal. Ketika harga minyak naik, otomatis biaya pelayaran juga ikut meningkat,” jelasnya.

Meski demikian, Rahmat memastikan kenaikan tarif tersebut bersifat sementara. Operator kapal akan kembali melakukan evaluasi apabila harga bahan bakar sudah kembali stabil.

“Kalau harga minyak dunia sudah turun dan operasional kembali normal, tentu tarif bisa kami turunkan lagi. Jadi ini bukan kenaikan permanen,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa pembahasan mengenai tarif perjalanan dari Nunukan menuju Tawau masih akan dirapatkan kembali oleh para operator pelayaran.

“Untuk tarif Nunukan ke Tawau masih akan kami bahas lagi bersama operator lain. Di Malaysia sendiri harga minyak sudah sekitar RM6 per liter, itu juga sangat berpengaruh pada biaya operasional,” ungkap Rahmat.

Rute pelayaran Tawau–Nunukan dan Tawau–Tarakan selama ini menjadi salah satu jalur transportasi penting di wilayah perbatasan. Selain dimanfaatkan oleh pekerja migran dan pelaku usaha lintas negara, jalur tersebut juga menjadi sarana mobilitas masyarakat yang memiliki hubungan keluarga di kedua wilayah.

Dengan adanya penyesuaian tarif tersebut, calon penumpang diimbau untuk memperhatikan informasi terbaru dari operator kapal sebelum melakukan perjalanan, terutama terkait jadwal keberangkatan dan harga tiket yang berlaku.

Penulis: Riko Aditya