KONI Nunukan Turun Langsung ke Lapangan, Pantau Kesiapan Atlet Voli Jelang Porprov Kaltara 2026

Nunukan, Olahraga38 Dilihat

NUNUKAN – Suasana lapangan voli di Kabupaten Nunukan tampak berbeda pada Sabtu malam (29/8/2026). Bukan sekadar latihan rutin, sesi kali itu turut disaksikan langsung oleh jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nunukan bersama Tim Verifikasi persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltara 2026.

Kunjungan merupakan bagian dari rangkaian monitoring cabang olahraga (Cabor) yang akan mewakili Nunukan pada ajang dua tahunan tersebut, yang rencananya digelar akhir tahun di Kabupaten Malinau. Tim turun langsung ke venue latihan guna melihat dari dekat sejauh mana kesiapan fisik, teknik, dan mental para atlet menjelang laga sesungguhnya.

Ketua KONI Nunukan, Muhammad Yasin mengatakan, langkah jemput bola ke lapangan ini menjadi bukti keseriusan KONI dalam mengawal proses pembinaan atlet, bukan sekadar administratif di atas kertas.

“Ya, kami lihat langsung sejauh mana kematangan atlet yang akan mengikuti event besar kejuaraan provinsi. Tujuan kita tentu bagaimana meraih prestasi dan menjadi yang terbaik,” ujarnya dalam rilis resmi.

Yasin menyebut, tantangan pembinaan olahraga di Nunukan cukup besar mengingat ada lebih dari 40 Cabor yang harus dibina dan mendapat perhatian secara merata. Untuk itu, ia mengajak seluruh pengurus KONI, pengurus cabang olahraga, hingga insan olahraga di Nunukan untuk memperkuat sinergi dan solidaritas dalam meningkatkan kualitas pembinaan.

“Pembinaan yang terarah, solidaritas antar insan olahraga, dan dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk mendorong atlet kita meraih prestasi, sekaligus membangun prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Tim Verifikasi akan memetakan sekaligus mengevaluasi kebutuhan yang masih harus dipenuhi, mulai dari sarana latihan hingga dukungan pendamping atlet, agar persiapan menghadapi Porprov Kaltara 2026 semakin matang dan solid.

Yasin berharap, hasil pemetaan masalah yang dilakukan jelang Porprov ini dapat menjadi pemicu semangat bagi para atlet untuk tampil maksimal.

“Kita semua ingin membangun ekosistem olahraga yang mampu melahirkan prestasi dan regenerasi atlet di Kabupaten Nunukan yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Editor: Riko Aditya