Warga Sebatik Digegerkan Temukan Jasad Bayi dalam Tas

Hukrim, Nunukan118 Dilihat

NUNUKAN – Warga Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di perbatasan Desa Padaidi RT 04 dengan Desa Sungai Manurung, Minggu (23/8/2026) sore.

Video yang memperlihatkan lokasi penemuan jasad bayi tersebut sempat beredar dan viral di media sosial, memicu keresahan warga setempat.

Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Didik Triastoro, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dirinya menjelaskan kronologi penemuan jasad bayi yang pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Millang (61), seorang petani yang berdomisili di Jalan Jenderal Sudirman RT 01, Desa Padaidi.

“Ya, jasad bayi ditemukan oleh saksi atas nama Millang sekitar pukul 17.41 Wita di lokasi perbatasan Desa Padaidi dan Desa Sungai Manurung, Kecamatan Sebatik,” kata Iptu Didik.

Dilanjutkannya, penemuan jasad bayi tersebut berawal saat Millang tengah dalam perjalanan dan berhenti di pinggir jalan sekitar pukul 17.30 Wita untuk buang air kecil. Saat itu, ia mencium bau busuk yang menyengat dari sebuah tas berwarna hitam yang tergeletak tidak jauh dari tempatnya berhenti.

“Karena curiga, saksi mendekati dan memeriksa tas tersebut yang sudah dikerumuni lalat. Saksi kemudian membuka tas menggunakan kakinya, dan di dalamnya ditemukan jasad bayi yang sudah mengeluarkan bau busuk,” jelasnya.

Sontak mengetahui hal tersebut, Millang langsung menghentikan beberapa pengendara yang melintas untuk meminta bantuan, sebelum akhirnya menghubungi anggota Polsek Sebatik Timur guna melaporkan penemuan tersebut.

Iptu Didik menambahkan, jasad bayi selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Sungai Taiwan pada pukul 18.35 Wita untuk penanganan lebih lanjut. Proses visum kemudian dilakukan oleh dr. Aznizah sekitar pukul 20.14 Wita guna memastikan penyebab kematian bayi tersebut.

“Hingga saat ini identitas bayi maupun orang tuanya belum diketahui. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini,” beber Iptu Didik.

Dirinya juga menyampaikan bahwa jenazah bayi tersebut rencananya akan dimakamkan di pekuburan Desa Padaidi. Proses pemakaman diserahkan kepada Kepala Desa Padaidi, Abigurdi, untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait identitas bayi maupun pelaku yang membuang jasad tersebut agar segera melapor ke Polsek Sebatik Timur guna membantu proses penyelidikan.

Editor: Riko Aditya