Warga Mansapa Diterkam Buaya Saat Cuci Tali Rumput Laut, Alami Luka di Tangan

Nunukan15 Dilihat

NUNUKAN – Insiden serangan buaya kembali terjadi di wilayah Nunukan. Seorang warga bernama Ismail (sekitar 45 tahun) diterkam buaya saat beraktivitas di aliran Sungai Mansapa, RT 06, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Peristiwa itu terjadi ketika korban tengah mencuci tali rumput laut di pinggir sungai yang kerap digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari. Tanpa diduga, seekor buaya yang oleh warga dikenal dengan sebutan “sibolang” muncul dari dalam air dan mendekati korban.

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, menjelaskan bahwa salah satu saksi sempat melihat keberadaan buaya dan langsung memperingatkan korban.

“Korban sudah dipanggil oleh saksi untuk segera naik ke darat karena terlihat ada buaya di sekitar lokasi,” ujarnya.

Namun, lanjut Sunarwan, saat korban berusaha menyelamatkan diri, serangan justru terjadi dengan sangat cepat.

“Pada saat korban hendak naik, tiba-tiba buaya menyambar tangan kiri korban. Kejadiannya sangat cepat sehingga korban tidak sempat menghindar,” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, saksi lainnya, Jamaluddin (55), langsung berupaya menolong dengan memukul buaya menggunakan kayu hingga gigitan hewan tersebut terlepas dari tangan korban.

“Beruntung ada warga yang sigap membantu, sehingga gigitan buaya bisa dilepaskan dan korban berhasil diselamatkan,” tambah Sunarwan.

Akibat serangan itu, korban mengalami beberapa luka gigitan di bagian tangan kiri. Warga bersama keluarga kemudian mengevakuasi korban secara darurat menggunakan sepeda motor menuju Puskesmas Sedadap, dengan kondisi luka yang hanya dibalut menggunakan sarung.

“Setelah mendapat penanganan awal di puskesmas, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sungai Fatimah untuk perawatan lebih lanjut,” katanya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di wilayah yang dikenal sebagai habitat buaya.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu waspada dan menghindari aktivitas di tepi sungai yang berpotensi membahayakan, khususnya di lokasi yang sering muncul buaya,” tutupnya.

Penulis: Riko Aditya