NUNUKAN – Upaya warga menyelamatkan Hasnah (50) dari kobaran api yang melalap rumahnya di Jalan Semengkadu, RT 07, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, berakhir sia-sia. Perempuan yang menderita stroke dan tak mampu bergerak leluasa itu terjebak di dalam rumah berkonstruksi kayu saat api mengamuk, Kamis (13/8/2026) sore.
Teriakan minta tolong dari Hasnah sempat terdengar oleh warga sekitar. Namun, pintu rumah yang terkunci rapat dari dalam menjadi penghalang utama upaya evakuasi. Warga yang berusaha mendobrak paksa pintu tersebut justru dihadapkan pada semburan api besar begitu pintu berhasil dibuka, memaksa mereka mundur dan mengurungkan niat masuk ke dalam rumah.
Rumah berukuran sekitar 6 x 10 meter persegi itu akhirnya ludes tak bersisa. Hasnah, yang menjadi satu-satunya penghuni di rumah saat kejadian berlangsung, tak tertolong.
Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, yang turun langsung ke lokasi menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 16.08 Wita. Petugas dari Sektor Selatan pun segera dikerahkan begitu informasi dari warga diterima.
Menurut Wahyudi, rumah tersebut sebenarnya dihuni oleh empat orang. Namun tiga penghuni lain sedang berada di luar rumah ketika api berkobar, sehingga hanya Hasnah yang terjebak di dalam.
Material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan melahap seisi rumah dalam waktu singkat.
“Sampai saat ini, belum bisa dipastikan penyebab kebakaran, karena masih dalam proses penyelidikan pihak yang berwenang,” ujar Wahyudi.
Akibat peristiwa ini, kerugian material ditaksir mencapai lebih dari seratus juta rupiah. Wahyudi turut menyampaikan belasungkawa atas insiden yang merenggut satu korban jiwa tersebut.
Editor: Riko Aditya












