Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kawasan Eks Lokalisasi Nunukan, Diduga karena Sakit

Hukrim, Nunukan153 Dilihat

NUNUKAN – Seorang pria berinisial ABDUL (49) ditemukan meninggal dunia di bagian sudut luar Blok A kawasan eks Lokalisasi Harapan Sadar, Jalan Persemaian, RT 15, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan, Sabtu (26/9/2026) malam sekitar pukul 21.20 Wita.

Kepala Seksi Humas Polres Nunukan, Ipda Idris, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban diketahui sudah berada di kawasan itu sejak sekitar pukul 20.30 Wita sebelum akhirnya ditemukan tidak bernyawa oleh warga di lokasi.

“Korban ditemukan oleh petugas keamanan setempat dalam kondisi terbaring dan mulut mengeluarkan busa. Informasi tersebut kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Nunukan,” kata Ipda Idris.

Ia menuturkan, sebelum ditemukan dalam kondisi tersebut, beberapa saksi sempat melihat korban dalam keadaan kurang sehat, dengan wajah pucat dan mengalami sesak napas saat berada di kawasan tersebut.

Kondisi itu membuat korban akhirnya terbaring di area belakang Blok A, hingga ditemukan oleh saksi lain sekitar 15 menit kemudian dalam keadaan sudah tidak bergerak.

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Nunukan langsung mendatangi lokasi dan memastikan korban telah meninggal dunia. Selanjutnya, Kapolsek berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Nunukan untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya.

Ipda Idris menegaskan, dari hasil olah TKP awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Hasil pemeriksaan luar jenazah yang dilakukan oleh dokter RSUD Nunukan juga menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

Ditemukan sejumlah kondisi yang mengarah pada penyebab alamiah, seperti keluarnya cairan putih berbusa dari mulut dan hidung korban, serta kondisi lebam dan kaku mayat yang lazim ditemukan pada korban meninggal dunia.

“Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan beberapa kali sempat menjalani perawatan di RSUD Nunukan terkait kondisi tersebut,” jelas Ipda Idris.

Ia menambahkan, pihak keluarga korban telah dimintai keterangan terkait proses penanganan jenazah dan menyatakan tidak menghendaki dilakukan pemeriksaan visum dalam (autopsi).

Dari pemeriksaan terhadap barang yang melekat pada korban, ditemukan uang tunai sebesar Rp950.000 di kantong celana korban, serta beberapa jenis obat pereda nyeri yang ditemukan di kediaman korban. Seluruh barang tersebut telah diamankan personel Reskrim Polsek Nunukan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kasus ini murni diduga karena faktor kesehatan dan tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Kami tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas Ipda Idris.

Penulis: Riko Aditya