OmbakTinggi, Dua Perahu Tenggelam di Perairan Yamaker

Kaltara, Nunukan26 Dilihat

NUNUKAN – Warga Nunukan di hebohkan dengan video yang memperlihatkan perahu tenggelam di depan dermaga PLBL Nunukan. Dalam rekaman tersebut terlihat sebuah perahu perlahan karam akibat dihantam ombak, sementara warga di sekitar lokasi hanya bisa menyaksikan dari dermaga.

Pihak Polres Nunukan memastikan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayah perairan Yamaker dan melibatkan dua kejadian tenggelamnya perahu pada hari yang sama, yang dipicu cuaca buruk.

Kasi Humas Ipda Sunarwan menjelaskan, insiden pertama terjadi sekitar pukul 13.30 WITA, ketika sebuah perahu jongkong pengangkut bahan bakar minyak (BBM) tengah bersandar di Jembatan Perikanan Yamaker.

“Pada saat itu kondisi angin cukup kencang disertai gelombang. Air masuk dari sisi perahu hingga akhirnya perahu tidak mampu bertahan dan tenggelam di sekitar dermaga,” jelasnya ketika dikonfirmasi.

Perahu tersebut diketahui mengangkut sekitar 30 drum solar milik Haji Anto, dengan juragan bernama Iwan dan Ilham. Kapal menggunakan dua mesin 15 PK merek Yamaha. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material meliputi satu unit perahu beserta puluhan drum BBM yang ikut tenggelam.

Tak berselang lama, insiden kedua kembali terjadi sekitar pukul 15.10 WITA. Sebuah perahu jongkong bermuatan rumput laut dan kayu pancang yang sebelumnya kembali dari aktivitas memukat, dihantam angin kencang dan ombak besar saat berada di pesisir.

Akibatnya, perahu kehilangan kendali, hanyut, lalu tenggelam sebelum akhirnya terbawa arus hingga ke perairan Yamaker. Perahu tersebut diawaki Asri dan Bunding.

“Peristiwa ini juga dipengaruhi faktor cuaca ekstrem di laut. Angin dan gelombang cukup kuat sehingga perahu tidak dapat diselamatkan,” tambah Sunarwan.

Dalam kejadian kedua, kerugian berupa satu unit perahu mesin 15 PK bersama seluruh muatan rumput laut dan kayu pancang. Namun, seluruh awak berhasil selamat.

Polisi memastikan bahwa dua peristiwa tersebut murni akibat kondisi alam dan tidak menimbulkan korban jiwa. Masyarakat pesisir dan para nelayan diimbau untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

“Kami mengingatkan para pengguna transportasi laut agar memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berlayar, terutama saat angin kencang dan gelombang tinggi,” pungkasnya.

Penulis: Riko Aditya