NUNUKAN – Ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurcab) Domino yang digelar Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Kabupaten Nunukan tak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga momentum penjaringan atlet terbaik daerah.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dan ditutup pada Minggu (15/3/2026) di Paras Perbatasan Nunukan ini berjalan semarak dengan partisipasi puluhan tim.
Sejak babak awal hingga final, pertandingan berlangsung ketat. Setiap tim menunjukkan strategi dan kekompakan permainan, mencerminkan tingginya kualitas atlet domino di Nunukan. Dari hasil akhir, tim Domino Coffe Lovers Nunukan yang diperkuat Emmang, Bayu Adi S, dan Mulyadi S berhasil keluar sebagai juara pertama.
Posisi runner-up ditempati Tim Domino Wallet dengan pemain Hafid, Arifin, dan Asdar. Sementara itu, peringkat ketiga diraih oleh tim Domino Wallet lainnya yang diperkuat Ical, Edi, dan Sul Fajar. Adapun posisi Harapan I kembali diraih oleh tim dari Domino Coffe Lovers dengan komposisi pemain Mursan, Ardiansyah, dan Jumadi.
Ketua Orado Nunukan, H. Ladullah, menyebutkan bahwa kejuaraan ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. Ia memastikan para pemenang akan dipersiapkan untuk mewakili Nunukan di tingkat provinsi.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian pertandingan telah selesai dan para juara sudah ditetapkan. Mereka inilah yang akan kita siapkan untuk bertanding di Kejuaraan tingkat Provinsi Kalimantan Utara,” ujarnya.
Ia menambahkan, ajang tingkat provinsi direncanakan berlangsung pada April mendatang. Oleh karena itu, para atlet diminta meningkatkan intensitas latihan agar mampu bersaing dengan tim dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Utara.
“Saya minta para atlet yang lolos bisa lebih serius berlatih. Persaingan di tingkat provinsi tentu lebih berat, namun kita berharap wakil Nunukan mampu tampil maksimal bahkan menembus tingkat nasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ladullah juga mengapresiasi semangat para peserta yang mengikuti kejuaraan dari awal hingga akhir. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa olahraga domino semakin diminati masyarakat Nunukan.
“Ini baru pertama kali kita laksanakan, tetapi semangat peserta luar biasa. Ini menjadi sinyal positif bahwa domino punya potensi besar untuk terus berkembang di daerah kita,” pungkasnya. (adv)
Editor: Riko Aditya












