Diduga Teror Begal di Sebatik, Jalan Sampai Ditutup Ranting Saat Subuh

Hukrim, Nunukan88 Dilihat

NUNUKAN – Dugaan aksi teror begal di wilayah Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, menjadi perbincangan setelah ramai di media sosial.

Seorang warga melalui akun Facebook bernama Asra Tasya membagikan pengalaman mencekam saat melintas di jalan Sia Nak Liang Bunyu menuju pelabuhan ferry.

Dalam unggahannya, Asra menceritakan kejadian yang dialaminya bersama keluarga pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 04.00 WITA.

Saat itu, mereka dikejutkan dengan kondisi jalan yang diduga sengaja ditutup menggunakan ranting kayu, batang pohon, hingga buah sawit yang disusun di tengah jalan.

“Kami dikagetkan dengan aksi begal yang pasang ranting kayu, pohon dan juga buah sawit di tengah jalan. Kalau jalan sendiri, bisa saja jadi sasaran,” tulisnya.

Ia menyebut, beruntung saat itu mereka bepergian dalam rombongan menggunakan dua sepeda motor dan satu mobil pikap, sehingga diduga pelaku tidak berani muncul.

“Alhamdulillah kami ramai sekeluarga, jadi begalnya tidak keluar. Takut juga, biasanya tidak pernah ada kejadian seperti ini,” lanjutnya.

Unggahannya tersebut juga disertai imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas pada malam hingga dini hari di wilayah yang sepi. Dirinya bahkan menyebut kondisi keamanan di wilayah tersebut mulai meresahkan dan berharap adanya peningkatan patroli.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Sebatik Barat, Erikson Marpaung, memastikan pihak kepolisian telah merespons cepat informasi yang beredar di media sosial.

“Memang kalau dugaan dilakukan oleh begal masuk akal. Kami sudah lakukan pengetatan pengawasan dengan patroli intens untuk mengantisipasi isu begal yang sedang ramai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menghindari bepergian seorang diri, khususnya pada malam hari.

Saat ini, aparat kepolisian terus meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan di Sebatik Barat guna mencegah potensi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Ya, jadi harap berhati-hati, usahakan jangan berkendara sendirian khususnya di malam hari,” tegasnya.

Penulis: Riko Aditya