NUNUKAN – Kesiapan atlet Kabupaten Nunukan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara 2026 tidak hanya bergantung pada kemampuan teknik dan strategi bertanding.
Kondisi fisik juga menjadi perhatian serius Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nunukan menjelang kompetisi tersebut.
Sebagai bagian dari persiapan, KONI Nunukan menggelar pemeriksaan kesehatan dan tes daya tahan fisik (endurance) bagi para atlet yang akan berlaga di Porprov Kaltara 2026, Sabtu (28/9/2026).
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kebugaran atlet sekaligus mendeteksi sejak dini potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi performa mereka saat bertanding.
Ketua KONI Nunukan, Muhammad Yasin, mengatakan hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk memastikan kesiapan masing-masing atlet sebelum menghadapi kompetisi.
Menurutnya, persiapan menuju Porprov tidak cukup hanya dengan meningkatkan intensitas latihan. Kondisi kesehatan dan daya tahan tubuh juga harus diperhatikan agar atlet mampu menjalani pertandingan dengan optimal.
“Kami ingin memastikan atlet yang akan membawa nama Kabupaten Nunukan benar-benar siap, bukan hanya dari segi teknik dan kemampuan bertanding, tetapi juga kondisi fisiknya. Kesehatan menjadi modal utama bagi atlet untuk meraih prestasi,” ujar Yasin kepada wartawan.
Ia menjelaskan, tes endurance juga memberikan gambaran mengenai kemampuan fisik atlet, sehingga pelatih dapat menyesuaikan program latihan berdasarkan kondisi masing-masing.
Dengan demikian, latihan yang dijalani tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan, tetapi juga mempertimbangkan batas kemampuan fisik atlet guna menghindari risiko gangguan kesehatan.
Yasin berharap pemeriksaan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri para atlet sekaligus membantu mereka mempersiapkan diri menghadapi persaingan di Porprov Kaltara 2026.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar tetap menjaga pola hidup sehat, disiplin menjalani latihan, serta memperhatikan kondisi tubuh selama masa persiapan.
“Jaga kesehatan dan stamina. Kalian membawa nama Kabupaten Nunukan, bukan hanya membawa nama pribadi maupun cabang olahraga masing-masing. Karena itu, berikan kemampuan terbaik dan tetap junjung tinggi sportivitas,” pesannya.
KONI Nunukan, lanjut Yasin, akan terus memperkuat koordinasi dengan pelatih dan tenaga kesehatan untuk mendukung kesiapan atlet.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi pada Porprov mendatang, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Kabupaten Nunukan.
Editor: Riko Aditya






